PUISI-PUISI RAMADAN

 


Siratalmustakim

Berulang-ulang bacaan doa terucap setiap masa
Kami mohon kepada-Mu, tunjukkan jalan lurus
Agar kami tak terjerumus
Ke lembah dosa, ke jurang nestapa
Bermacam-macam arah pilihan kami di dunia
Ada satu keyakinan terangi jiwa
 
Iman, Islam, ihsan
Kami pinta kepada-Mu supaya tak salah melangkah
Hidup di akhirat dalam keabadian
Jembatan sebesar rambut dibelah tujuh menjadi titian
Berkat rahmat-Mu, kami berhasil masuk ke tempat terindah
Ya Rabb, berilah kami keselamatan
 
Mojokerto, 1 Ramadan 1445 H/12 Maret 2024
 
***
 
Keakuan
 
Di perjalanan panjang ini, aku pernah menumpang bermacam kendaraan
Pernah berhenti di berbagai kediaman
Entah sekadar singgah atau selamanya menjadi rumah
Aku masih mencari sebuah tujuan
Bukan terbesar, termewah, termegah
Sederhana penuh kehangatan
 
Aku melewati ribuan persimpangan
Satu per satu kutepikan kerikil ego menghalangi di tengah jalan
Semua demi cinta hakiki
Kisah takdir berubah seiring waktu tanpa sekehendak hati
Hawa nafsu lenyap dari kemala
Kulepas keakuan, mengharap rida Sang Maha Sempurna
 
Mojokerto, 2 Ramadan 1445 H/13 Maret 2024
 ***
 
Apakah Bulan Suci Itu Ada?
 
Hilal menampakkan wujudnya di angkasa
Kaum beriman menyambut penuh sukacita
Bulan Mulia tiba membawa rahmat Yang Mahakuasa
Ada sebagian manusia tak percaya, mengabaikan pahala berlipat ganda
Tetap tancap gas bertujuan duniawi semata
Ramadan atau bukan, baginya sama saja
 
Azan berkumandang merdu menyapa telinga
Lantunan ayat-ayat surgawi menggema di udara
Insan bertakwa tunduk takzim dalam asa
Saum, sujud, sedekah: ikhlas lillahi ta'ala
Janganlah menjadi makhluk merugi nan durhaka
Meragukan berkah-Nya, menganggap remeh, "Apakah Bulan Suci itu ada?"
 
Mojokerto, 3 Ramadan 1445 H/14 Maret 2024
 ***


*) Riski Diannita, ibu rumah tangga pegiat literasi asal Mojokerto. Ia gemar membaca sejak kecil, mulai suka menulis sejak SMP, dan menekuni kepenulisan setelah lulus S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Tulisannya telah dimuat di berbagai media, serta diterbitkan dalam buku antologi dan solo sejak 2016. Beberapa novelnya berjudul 1 Hati 150 Hari (2017), After Midnight (2018), dan Naladhipa (2022). Selain itu, aktivitasnya menjadi pengajar les, editor lepas, dan pengurus organisasi FLP Cabang Mojokerto. Ia dapat dihubungi melalui Instagram: @riskidiannita, Facebook: Diannita Riski, email: riskidiannita@gmail.com dan WhatsApp: 085730360947.


Komentar