CIMUNTU, CERITA ANAK DWI BAHASA

 

Cimuntu (Simuntu)

Bahasa Minang – Bahasa Indonesia

 

Penulis: Gusrianto

Ilustrator: Gilang Permadi

Penerjemah: Muhammad Arjun

Penelaah: Gus tf Sakai

Penata Letak: Dyan Arsya

Penerbit: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Dikeluarkan oleh Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat

ISBN: 978-634-00-0075-7

Cetakan Pertama: 2024

Halaman: iv + 42 hlm; 21 x 29 cm

 

 

Hasan sangat senang karena lebaran kali ini ia akan pulang kampung. Terakhir ia pulang kampung tiga tahun lalu, saat Hasan masih bersekolah di taman kanak-kanak.

Banyak hal yang membuat Hasan sangat senang ketika diajak ke Desa Andiang, kampung kelahiran ayahnya. Tidak hanya rendang buatan nenek yang menggugah selera, juga berbagai perlombaan yang diselenggarakan di lapangan desa, seperti lomba tarik tambang, lomba makan kerupuk, dan juga lomba balap karuang.

Namun, hal yang paling ditunggu Hasan adalah melhat simuntu, yang biasanya diadakan di hari ketiga lebaran.

Saat pulang kampung dulu, Hasan masih sangat takut ketika bertemu dengan simuntu yang berwajah jelek karena memakai topeng. Simuntu juga memakai kostum dari jerami, ijuk, daun pisang, hingga kantong plastik bekas. Dulu Hasan mengira simuntu adalah hantu. Tapi sekarang Hasan tidak takut lagi, ia bahkan berani berfoto dan digendong oleh simuntu

Komentar